Life is a mistery
Sunday, April 30th, 2006Semua ini belum selesai, semua ini baru awal dari sebuah perjalanan panjang yang harus saya tempuh dalam membentuk kedewasaan dan kematangan pribadi saya. Itu yang dikatakan mas Bram, salah seorang “guru” saya dari “padepokan” Baciro Jogja. Dan saya percaya itu. Kita gak pernah tau perjalanan ini akan berakhir dimana, semua yang tampak dan terasa saat ini seperti bencana, kegagalan, kesedihan, keperihan, rasa sakit, tapi bukannya emas itu juga menjadi perhiasan indah setelah melalui proses peleburan ? Berlian yang indah dan bernilai tinggi itu juga harus melalui proses penggosokan yang menyakitkan ? Kupu – kupu cantik yang bisa terbang itu juga berawal dari seekor ulat dan kemudian bertransformasi menjadi kepompong yang buruk rupa, dan kemudian barulah menjadi seekor kupu – kupu cantik ?
Mungkin ini hanya analogi – analogi yang saya ajukan untuk menentramkan diri saya sendiri. Tapi mungkin juga benar. Entahlah saya juga tidak tahu. Hidup memang misteri. Kita tidak bisa merubah apa yang sudah terjadi, karena itu sudah menjadi masa lalu ( past ), dan kita juga tidak bisa mengetahui apa yang akan terjadi atas diri kita di masa depan ( future ), yang ada dan bisa kita lakukan hanyalah masa kini, saat ini, itulah kenapa orang barat menyebut saat sekarang ini present atau arti lainnya adalah hadiah, atau pemberian. Dengan kata lain anugerah dari Tuhan yang tidak boleh kita sia – siakan, karena hanya saat ini lah yang kita punya.
So live our life NOW ! Sekarang, bukan hidup di masa lalu yang hanya bisa kita lamunkan, coba dulu nggak begini, coba dulu nggak begitu..yang ujung – ujungnya hanya menghasilkan penyesalan demi penyesalan, yang pada akhirnya akan “membebani” pikiran dan hati kita, membuat kita tidak bebas melangkah, dan tidak juga terlalu mengkhawatirkan masa depan, kita boleh berencana dan mengarahkan hidup kita ke sebuah tujuan, karena memang seharusnya begitu. Tapi tentu saja hal itu tidak kemudian membuat kita menjadi khawatir berlebihan, karena lagi – lagi kekhawatiran – kekhawatiran itu akan membebani pikiran dan hati kita. Langkah kita akan menjadi berat.
Alangkah enaknya menikmati hidup yang mengalir bersama irama kehidupan. Ringan, bebas. Dan yang terpenting adalah hiduplah dimasa kini. Do our best now, coz we’ll never know what will happen next. Siapa tahu kalo tarikan nafas kita sekarang ini adalah yang terakhir ? Kalo hari ini adalah hari terakhir kita hidup di dunia ini ? Siapa yang jamin kalo lusa kita masih sehat wal afiat, masih duduk di jabatan sekarang ini, masih nyupir mobil kita yang sekarang, masih menempati rumah kita sekarang ?
Tuhan memberikan sesuatu dengan mudah, semudah kita membuat satu jentikan jari saja. Dan semudah itu pulalah Dia mengambil semuanya dari kita. Hal yang seringkali kita lupa. Dan tidak pernah kita menyiapkan diri kita bila semuanya itu diambil kembali oleh yang memberi.
Makanya saya menamai blog saya ini my past present and future..Karena saya ingin berbagi cerita mengenai tiga masa yang terjadi dalam hidup saya yang masih belum seberapa ini. Mungkin terlalu muluk kalo berharap bahwa tulisan – tulisan saya ini bisa “memberi” sesuatu kepada temen – temen saya yang membacanya. Tapi setidaknya blog ini menjadi tempat katarsis saya dalam perjalanan panjang yang melelahkan ini.