Menanti dan Memberi
Menunggu itu menyesakkan
Menghitung detik berlalu
Menatap jam yang berputar dengan lunglai
Resah merajam penuh geram
Ketika kepala dijejali berjuta tanya
Angan melanglang mencari jawab
Lagi,
Mengasah sabar mengurai pasrah
Penantian kembali harus kujalani
Bergulat dengan perih dan gundah
Perih untuk hati yang terabaikan
Untuk cinta yang terpinggirkan
Kasih yang terlupakan
Kata malaikatku,
Belajarlah terus
Berlatihlah tanpa lelah
Memberilah dan bukan meminta
Buang duka dan kecewa
Sirnakan harapan hampa
Percayalah pada kehendak-Nya
Yakinlah itu yang terbaik
Dan penderitaanmu akan lenyap
Karena berserah telah menyerapnya tandas